Catatan Kecil 1
Selasa, 29 Mei 2012
Pesakitan ku, tak akan ada yang tau rasanya seperti apa? semua orang hanya bisa menerka. tak ada yang bisa benar-benar mengerti rasa sakit itu.
Tuhan seandainya aku memiliki opsi lain selain rasa sakit ini mungkin aku akan memilih opsi itu...
Tidak sedikit diagnosa berbeda yang telah aku dengar... aku lelah...
* Sinusitis diagnosa terbaru dan jadikan diagnosa terakhir. agar aku bisa mewujudkan semua asa ku..
"Aku hanya ingin menjadi 1 hal, menjadi manusia yang bermanfaat diwaktuku yang sempit ini"
Catatan Kecil "Malam"
Kamis, 10 Mei 2012
Pulang KKN sejenak "ngejedug-jedug" ditengah hening'y kota jogja..ngrefresh otak...
* Mengetahui sesuatu yg diluar batas terkadang penting, dengan catatan kita tau batasan mana yg tidak boleh dilalui. karena Allah tidak pernah membatasi ilmu hanya berdasarkan sesuatu yg baik saja. hal itu tidak lebih agar kita tidak melakukan hal-hal yg dilarang Allah
Sejenak aku pun merasa merindukan malam-malam panjang yang biasanya aku habiskan ditengah-tengah kota jogja. Namun semenjak aku merasa ada beberapa bagian dari tubuh ku yang mulai kurang bersahabat, aku sedikit mengurangi "Malam panjangku". Banyak sekali yang bisa kita ambil dari "Malam panjang". Dimana kita bisa lebih memahami hakikat hidup yang sebenarnya. tidak sedikit orang yang masih berkeliaran ketika malam hari bukan hanya untuk bersenang-senang semata namun juga untuk mempertahankan hidupnya.
Terkadang tidak sedikit orang yang memanganggap miring orang-orang yang memiliki pekerjaan dimalam hari tanpa harus melihat sisi lain dibalik hitam yang mereka lakukan.Sebelum kita menghujat bagian-bagian hitam malam sebaiknya coba kita memposisikan diri kita ditengah-tengah mereka, sehingga kita tidak lagi menghujat hitam yang mereka lakukan sebagai hitam dan tidak lagi menjauhi mereka karena hitam yang ditoreh tanpa melihat sisi putih dari mereka.
Coz Sisi Gelap Everybody have it...
Oedema Cerebri
Senin, 07 Mei 2012
Membaca sebuah blog yang sangat menarik... dan ternyata kisah yang ditoreh kan pun sama dengan kisah ku..
Kembali mengingat...
Mei 2010
Berawal dari rasa sakit dibagian kepala ku yang semakin merajalela. 3 hari berturut-turut rasa sakit itu tidak sedikit pun mereda, malah tambah sakit. Tuhan, aku ingat betul saat itu aku sudah benar-benar tidak bisa menahan himpitan sakit diabagian kepala ku. Sampai akhirnya memasuki hari ke-4 aku memutuskan menemui Dr. Paryono di Rumah Sakit Hidayatullah, beliau memang sudah menjadi dokter andalan ku sejak aku tinggal di Jogja dan beliau juga yang membuatku mengetahui kenyataan pahit.
Sekitar jam 9 aku memaksakan diri untuk berjalan menuju RS. Hidayatullah, sesampainya diloket pendaftaran sapaan hangat menyambutku.
"sudah lama ga keliatan mba, udah sehat kan?" tanya seorang perawat
" Alhamdulillah mba, masih seperti yang dulu hehehe" jawab ku dengan candaan
" dokter paryono pagi ini ada jadwal ga mba?"
"waahhh, dokter paryono seperti biasa praktek sore mba. gimana?"
"hhhmmmm...dokter umum dulu ja kalo gitu mba"
Setelah menyelesaikan pendaftaran aku segera menuju ruang tunggu dokter umum, sepintas aku baca " Dr. Tantri-Dokter umum". ooohhh dokter baru ternyata, pasti nanti banyak pertanyaan dan seperti biasa aku selalu enggan menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan kondisi ku.
"Mba Dewi " seorang perawat memanggil namaku, dengan sigap aku pun menuju ruangan dokter tantri.
"pasien lama ya? Keluhannya apa mba?" tanya dokter
"Kepala saya sering sakit dok" jawabku singkat
"dibagian mana?"
"Sini" jawabku sambil menunjuk tengah kepala.
"sudah berapa lama?
and bla...blaa...bllaaaa...
Diakhir pernyataan dokter hanya menyampaikan "silahkan nanti mba lakukan CT-Scan"
CT-Scan? gila ada apa lagi dengan ku..
" Apa harus CT-Scan dok? kira-kira saya kenapa?"
"iya mba, untuk memastikan penyebab sakit kepala yang mba alami. ditakutkan ada sesuatu. ya mudah-mudahan tidak ada apa-apa ya mba"
"ooohh..gitu.."
Siang itu juga aku melakukan CT-Scan.
"hai mba, aku mau CT-Scan" sapa ku ceria kepada perawat yang memang sudah aku kenal
"aaiii mba dewi, aku kira kih wis sehat mba. lha ngopo kok CT-Scan barang?" tanya perawat itu
"entah, ni dokter tantri nyuruh"
"coba aku liat diagnosanya. pasti mba dewi belum baca tho?"
"belum mba, males dah terlalu sering dapet kaya gituan hahaha"
Dengan hati-hati perawat membuka diagnosa yang diberikan dokter. Mimik mukanya langsung berubah. hhhmmmm aku hanya mengernyitkan dahi.
"Kira-kira hasil CT-scannya bisa jadi hari ini ga mba?" tanya ku mencairkan suasana
"Oohh..bisa-bisa" jawabnya dengan menyeka air mata. Lho kok? bingung aku.
"Mba tunggu dulu ya, nanti saya panggil" lanjutnya lagi
Datar, tidak ada perasaan apapun. Takut, khawatir atau apalah bener-bener tidak ada. Semenjar diagnosa Desember 2008, aku seperti mati rasa. Sakit pun seperti tidak sakit. Terserah Tuhan ja mau menggariskan aku gimana, aku hanya ingin menjalani hidup ini dengan sebaik mungkin.
___________________________________________
CT-Scan selesai dilakukan dan hasilnya sudah bisa diambil. Aku pun langsung menuju ruang dokter tantri kembali, pelayanan dirumah sakit ini memang cepat.
Sejenak dokter tantri melihat hasil CT-Scan.
"mmmm begini mba, ini hasil CT-Scan bisa dibawa ke dokter paryono. nanti sore mba bisa menemui beliau"
"kalo boleh saya tau diagnosa awal apa ya dok?"
"begini dari hasil CT-Scan dapat dilihat ada pembengkakan otak. Saya tidak bisa menjelaskan lebih banyak nanti sore mba ketemu dengan dokter paryono saja"
"ooohhh gitu, OK" jawab ku santai.
Dokter melihat ku dengan tatapan aneh.
Ini lah aku yang selalu menanggapi sesuatu dengan datar. kerena aku tau sebesar apapun keinginanku untuk sembuh, akan terhambat dan lagi-lagi terhambat dengan kondisi perekonomianku yang saat ini sedang menurun.
___________________________________________
Jam 5 sore aku kembali kerumah sakit untuk menemui Dr. Paryono, sepulang kuliah aku lansung melangkahkan kaki menuju rumah sakit. Aku tidak bisa berhenti tersenyum ketika membayangkan dokter melihat aku masih tegap berdiri, soalnya sekitar bulan maret 2009 ketika aku menjenguk sahabat ku yang sedang sakit, aku bertemu beliau dan beliau langsung mengucap istigfar sambil berucap "kamu masih hidup?" hahahahahaha pertanyaan konyol.
Aku lihat lagi nomer urut ditangan nomer 5, tapi kok ini sudah nomer 7 aku belum dipanggil juga. Adzan magrib pun berkumandang aku lihat Dr. Paryono keluar dari ruangan.
hhhmmmm sudah ku duga dokter pasti meletakkanku dinomer terakhir huuuufffttt
_____________________________
"Apa kabar mba?"
"Alhamdulillah masih seperti yang dulu dok"
"Sudah siap mendengar diagnosa selanjutnya?" tanya dokter sambil tertawa
"Haaallllaaahhh dokter ni, kaya ga tau aku ja. santai ja dok apapun itu."
"yaa..yaa..yaaa... Saya sudah paham karakter anda, itu yang membuat saya percaya anda bisa menjalani semua ini. buktinya hari ini anda masih bisa bertemu saya. amazing"
"hahahhahaaaa vonis dokter meleset jauh kan? 4 bulan, tapi bisa sampe hampir 3 taun. udahlah dok, langsung ja jelasin yang ada dibalik hasil CT-Scan"
"Begini mba, dari hasil CT-Scan dapat dilihat ada pembengkakan otak yang disebabkan oleh kelebihan cairan akibat dari virus atau trauma. saran saya mba hari ini juga opname untuk melakukan infus selama 1 minggu."
"hahaha dokter ini ada-ada ja. saya tetep pada pendirian lama. minta resep ja buat ngurangin sakit"
"mba untuk kali ini mba harus segera ditanganin, soalnya ini bagian otak mba dan bisa menyebabkan penurunan fungsi otak"
"ga apa-apa dok, saya sudah terbiasa dengan hal seperti ini. dokter mau bilang umur saya tinggal 4 bulan lagi ja tidak akan mengubah keinginan saya. so, saya minta resep ja"
"hhhhmmmm... baiklah kalo begitu, dengan catatan mba besok kembali kesini lagi untuk melakukan pemeriksaan fungsional otak. saya tunggu jam2 besok OK"
"ssiiipppp..nah gitu kan enak dok..heheheh"
Ada satu hal yang paling mendasar melebihi masalah biaya pengobatan. Dimana yang aku pertimbangkan selama ini adalah masih banyak diluar sana anak-anak yang tidak bisa merasakan bangku pendidikan untuk itu semenjak diagnosa pertama dan aku harus melakukan operasi dengan biaya miniman 245juta, aku berfikir alangkah baiknya uang tersebut aku gunakan untuk membangun sebuah yayasan pendidikan untuk masyarakan kurang mampu. itu akan menjadi lebih bermanfaat dibandingkan untuk membeli 2 buah plat dan berbagai pemeriksaan penunjang yang notabene hanya untuk satu orang yaitu aku.
09 Desember 2008
"Tuhan, sakit ini memang sungguh menyiksaku aku ikhlas jika memang aku harus menghadap-Mu. Tapi aku mohon kepada-Mu sesempit apapun waktuku jadikan aku bermanfaat dan jangan sulitkan jalan ku untuk menuju jalan-Mu agar tidak ada tangis dipipi indah orang-orang yang aku sayang"
Label:
My Story
0705
Minggu, 06 Mei 2012
ketika kelam kembali datang bersama umur yang kian bertambah...
Tuhan mungkin benar ketika kita mempercayai sesuatu maka akan terjadi..
beruntun sudah tahun demi tahun di bulan mei senja terus terjatuh dalam kelam malam...
walaupun memang rotasi sudah ditetapkan..
hanya saja senja ditanggal 6 dan 7 mei selalu beda...semakin kelam..
Apa yang harus dibenci?
Apa yang harus disesalkan?
Tanggal kelahiran?
Yang beberapa tahun ini justru menjadi tanggal duka?
Tuhan.....!!!
Tahun ini terulang kembali sesak itu datang..
Kapan Engkau kirim kado indah buat ku?
Kenapa luka dan luka yang datang?
Kapan Engkau singgahkan cinta hakiki itu?
Lelah Tuhan...
"setiap detik aku menunggu dan ternyata kabar itu datang juga...
* 7 tahun aku nunggu.akhirnya kapal itu bersandar ditengah-tengah vonis matiku. "
Bukan hanya penantian panjang yang semakin jelas karamnya tapi juga harapan yang baru saja dipupuk seketika lenyap dengan pengakuan seorang wanita.
Label:
Puisi
Lapang
Rabu, 18 April 2012
Ternyata kesuliatan apapun ketika kita merasa ikhlas untuk menjalankannya akan terasa indah. karena Allah senantiasa memberikan Ridho-Nya dibalik setiap kelapangan hati untuk menerima keadaan.
Terkadang kita selalu merasa terhimpit dengan keadaan padahal apa yang kita butuhkan sudah terpenuhi dengan baik. astagfirullah ternyata bukan keadaan lah yang menghimpit kita melainkan hati kita yang makin hari makin miskin syukur, sehingga segala sesuatu yang seharusnya indah dan mudah akan menjadi rumit.
Allah itu Maha tau kawan, so jangan pernah berfikir bahwa apa yang kita alami merupakan siksaan yang akan membawa kita dalam sesuatu yang menyusahkan. karena setiap kejadian yang singgah dalam hidup kita merupakan pendewasaan yang akan membawa kita dalam tinggkatan yang lebih tinggi.
Allah itu Maha tau kawan, so jangan pernah berfikir bahwa apa yang kita alami merupakan siksaan yang akan membawa kita dalam sesuatu yang menyusahkan. karena setiap kejadian yang singgah dalam hidup kita merupakan pendewasaan yang akan membawa kita dalam tinggkatan yang lebih tinggi.
Label:
spirit
Sahabat
Jumat, 13 April 2012
Banyak definisi tentang sahabat, mulai dari seseorang yang katanya selalu ada dalam setiap suasana sampai seseorang yang ada hanya disaat susah bahkan ada juga yang mengartikan sahabat itu seseorang yang peka dengan kondisi kita. it's ok... semua pendapat tersebut tidak salah, hanya saja saya memiliki pendapat sendiri terkait dengan sahabat, walaupun tetap 3 pendapat tersebut masuk didalamnya.
Buat saya sahabat adalah makhluk hidup dan benda mati yang memberikan banyak pelajaran dalam perjalanan hidup saya. Bagi saya pelajaran tersebut lah yang akan menjadikan saya semakin dewasa dan tanpa sahabat saya tidak akan bisa beranjak menajadi manusia dewasa. Karena dalam hidup tidak hanya bahagia yang menunjang perjalanan tetapi juga rasa sakit, kecewa, putus asa, dan komponen-komponen lain yang bisa dirasakan dalam hati.
Pesakitan dan kebencian yang diciptakan oleh sahabat kita sendiri terkadang akan menorehkan amarah, namun semua itu tergantung dari kita menyikapinya. Pada dasarnya pesakitan dan benci yang tercipta dari seorang sahabat akan membawa kita pada pendewasaan yang lebih matang yaitu dengan menyikapinya secara bijak serta penuh kasih dari situlah batin kita akan semakin terikat antara satu dengan yang lain. Dengan catatan semua harus dibicarakan dan saling mengingatkan ketika salah satu melakukan kesalahan. tetapi tidak sedikit sahabat yang menghindar ketika merasa dirinya melakukan kesalahan. lantas apa yang harus dilakukan ketika kita menemukan kejadian seperti itu?
Bersikaplah seperti biasa seolah-olah kita tidak mengetahui kesalahan yang telah diperbuatnya, sampai dia merasa nyaman untuk mengakui kesalahannya sendiri. namun apabila sahabat yang terkasih kita masih tetap menjauh biar kan dia menggeluti dunianya, Yakinlah bahwa suatu saat nanti dia akan kembali untuk mengakui kesalahan yang telah diperbuat.
Untuk sahabat-sahabat Community of Nusantara, G' Centil, Sofi, Bebe, Iim, Jenal, Mumun, Ekonk, kak adin, mba Dian, Cece, Titin, Dina, Rahma, Jojo, Yayan, Ririn, Made, Agustinus F. Sagala, Bayu Hart and smw orang yang telah memberi rasa nano nano dalam hidupku thanx bgt.. karena kalian telah memberikan banyak pelajaran yang bisa mendewasakan ku..
"God, ketika pagi datang bantu aku untuk menjaga mereka dalam menjalani hari dan ketika petang datang bantu aku untuk menyelimuti mereka dalam damai kasih-Mu serta mudahkan hari-hari yang mereka jalani. Agar keesokan harinya lagi aku bisa melihat senyum mereka. karena sebagian semangatku ada pada mereka."
Thanx God, karena telah mengirim mereka dalam hidupku...
Love you all
Langganan:
Postingan (Atom)